Total Tayangan Laman

Selasa, 15 Februari 2011

satuan acara penyuluhan: kontrasesi


SATUAN ACARA PENYULUHAN

Judul               : Kontrasepsi
SPB/PB           : Macam macam alat dan metode kontrasepsi
Waktu             : 1 x 15 menit
Tempat            :
Sasaran            : Pasien dan Penunggu

A.                TUJUAN PENYULUHAN
1.      Tujuan Penyuluhan Umum (TPU)
Setelah mengikuti penyuluhan selama ± 15 menit peserta penyuluhan dapat memahami tentang kontrasepsi
2.      Tujuan Penyuluhan Khusus (TPK)
·         Setelah diberikan penyuluhan peserta dapat menyebutkan kembali Pengertian Kontrasepsi
·         Setelah diberikan penyuluhan peserta dapat menyebutkan kembali jenis jenis Kontrasepsi
·         Setelah diberikan penyuluhan peserta dapatmenyebutkan kembali keuntungan dan kerugian salah satu alatkontrasepsi
·         Setelah diberikan penyuluhan peserta dapatmenyebutkan kembali 2 macam pewrtimbangan dalam memilih alatdan metode kontrasepsi
B.                 MATERI PENYULUHAN
a.       Pengertian Kontrasepsi
b.      Metoda Kontrasepsi
c.       Cara kerja kontrasepsi secara umum
d.      Pertimbangan dalam memilih alat dan metode kontrasepsi
  
C.                KEGIATAN PENYULUHAN
Tahap kegiatan
Kegiatan Penyaji
Kegiatan peserta
Media
Pembukaan
·         Salam pembuka
·         Menjelaskan maksud dan tujuan penyuluhan
·         Memberi pertanyaan perihal yang akn di sampaikan
Memperhatikan
mendengarkan
dan menjawab pertanyaan

Ceramah
dan tanya
jawab
Penyajian
Menyampaikan materi:
·         Menjelaskan tentang Pengertian Kontrasepsi
·         Menjelaskan tentang Metode kontrasepsi
·         Menjelaskan tentang Carakerja kontrasepsi secara umum
·         Menjelaskan tentang Pertimbangan dalam memilih alat dan metode kontrasepsi
Memperhatikan dan
mendengarkan
keterangan

Ceramah
Lembar
balik
leafleat
Penutup
·         Memberikan kesimpulan bertanya pada Audiens
·         Mengevaluasi hasil penyuluhan dan salam
Bertanya
Menjawab pertanyaan
penyuluhan

Tanya jawab

D.                MEDIA DAN ALAT
·         Media        : LeafLet.
·         Alat bantu : Flip chart
E.                 METODE
Metode yang digunakan oleh penyuluh adalah :
1.      Ceramah
2.      Tanya jawab
F.                 SUMBER
·         Retna, Eny, Ambarwati & Diah Wulandari. 2008.Asuhan Kebidanan Nifas. Jogyakarta: Mitra Cendikia Offset
·         Prawihardjo, Sarwono. 1999. Ilmu Kandungan. Jakarta :Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
·         www.bkkbn.go.id : artikel tentang kontrasepsi diakses tanggal 21 september 2010
·         http//: blogdokter : artikel tentang tips memilih alat kontrasepsi diakses tanggal 21 september 2010

 MATERI PENYULUHAN
KONTRASEPSI SUNTIKAN
A.    PENGERTIAN
Kontrasepsi berasal dari kata Kontra yang berarti mencegah atau melawan,sedangkan,konsepsi adalah pertemuan antara sel telur yang matang dan sel sperma yang mengakibatkan kehamilan. Maksud dari kontrasepsi adalah menghindari/mencegah terjadinya kehamilan sebagai akibat pertemuan antara sel telur matang dengan sel sperma tersebut. Kontrasepsi adalah suatu cara untuk mencegah terjadinya kehamilan yang bertujuan untuk menjarangkan kehamilan, merencanakan jumlah anak dan meningkatkan kesejahteraan keluarga agar keluarga dapat memberikan perhatian dan pendidikan yang maksimal pada anak
Cara kerja Kontrasepsi.
Umumnya kontrasepsi mempunyai fungsi sbb.
1.      Mengusahakan agar tidak terjadi evolusi.
2.      Melumpuhkan sperma.
3.      Menghalangi pertemuan sel telur dengan sperma

B.     JENIS-JENIS KONTRASEPSI ( ALAT DAN METODE )
Pada umumnya metoda kontrasepsi dapat dibagi menjadi :
·         Metoda effektif jangka panjang.
·         AKDR
·         Susuk KB
·         Kontrasepsi Mantap
·         Metode Operasi Wanita( MOW / Tubektomi )
·         Metode Operasi Pria( MOP / Vasektomi )
·         Metoda Efektif
·         Pil KB
·         Suntikan KB
·   Metoda Sederhana
- Dengan Obat
* Kondom
* Diafragma
* Krim, Jelli dan cairan berbusa
* Tablet Berbusa (vaginal tablet)
* Intravag ( Tissue KB )
- Tanpa Alat / Obat
* Sanggama terputus

C.     PENJELASAN TENTANG MACAM MACAM KONTRASEPSI SECARA UMUM
KONDOM
Terbuat dari karet tipis elastis, serta berbentuk kantong.Fungsinya menampung sperma agar tidak masuk ke dalam vagina. Banyak juga yang pakai kondom tapi tetap hamil karena kondom yang digunakan bocor, maklum bahannya sangat tipis
DIAFRAGMA
Alat ini seperti kondom, tapi dipakai oleh perempuan. Bentuknya seperti topi yang menutupi mulut rahim. Terbuat dari bahan karet dan agak tebal. Fungsinya sama dengan kondom laki-laki, tapi ukurannya lebih besar. Bentuknya elastic dan fleksibel sehingga dapat mengikuti kontur vagina.
ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM
Alat Kontrasepsi dalam Rahim/AKDR/IUD lebih dikenal dengan nama spiral  Berbentuk alat kecil dan banyak macamnya. Ada yang terbuat dari plastik seperti bentuk huruf S (Lippes Loop). Ada pula yang terbuat dari logam tembaga berbentuk seperti angka tujuh (Copper Seven) dan mirip huruf T (Copper T). Selain itu, ada berbentuk sepatu kuda (Multiload).
SPERMISIDA
Spermisida adalah agen yang menghancurkan membrane sel sperma dan menurunkan motilitas (pergerakan) sperma. Tipe spermisida mencakup foam aerosol, krim, vagina suposituria, jeli, sponge (busa) yang dimasukkan sebelum melakukan hubungan seksual
PIL ATAU TABLET
Di Indonesia, jenis ini menduduki jumlah kedua terbanyak dipakai setelah suntikan. Pil ini tersedia dalam berbagai variasi. Ada yang hanya mengandung hormon progesterone saja, ada pula kombinasi antara hormon progesteron dan
estrogen. Sifat khas kontrasepsi hormonal yang berkomponen estrogen menyebabkan mudah tersinggung, tegang, berat badan bertambah, menimbulkan nyeri kepala, perdarahan banyak saat menstruasi, Sedangkan yang berkomponen progesteron menyebabkan payudara tegang, menstruasi berkurang, kaki dan tangan sering kram, liang senggama kering.
SUNTIKAN
Kontrasepsi suntikan mengandung hormon sintetik. Penyuntikan ini dilakukan 2-3 kali dalam sebulan. Suntikan setiap 3 bulan (Depoprovera), setiap 10 minggu (Norigest), dan setiap bulan (Cyclofem). Salah satu keuntungan suntikan adalah tidak menggangguproduksi ASI. Pemakaian hormon ini juga bisa mengurangirasa nyeri dan darah haid yang keluar.
SUSUK
Disebut alat kontrasepsi bawah kulit, karena dipasang di bawah kulit pada lengan kiri atas.Bentuknya semacam tabung-tabung kecil atau pembungkus silastik (plastik
berongga) dan ukurannya sebesar batang korek api. Susuk dipasang seperti kipas dengan enam buah kapsul. Kini sedang diuji coba susuk satu kapsulimplanon). Di
dalamnya berisi zat aktif berupa hormon atau Levonorgestrel
KONTRASEPSI MANTAP
Dipilih dengan alasan sudah merasa cukup dengan jumlah anak yang dimiliki. Caranya, suami-istri dioperasi (vasektomi untuk pria dan tubektomi untuk wanita). Tindakan dilakukan pada saluran bibit pada pria dan saluran telur pada wanita, sehingga pasangan tersebut tidak akan mendapat keturunan lagi.
PANTANG BERKALA
Adalah suatu cara kontrasepsi dimana tidak mengadakan coitus pada masa-
masa subur (berpantang sanggama pada masa/hari-hari subur).
SENGGAMA TERPUTUS
Senggama terputus adalah metode keluarga berencana tradisional, dimana pria mengeluarkan alat kelaminnya (penis) dari vagina sebelum pria mencapai ejakulasi

D.    PERTIMBANGAN DALAM MEMILIH KB
Tidak cocok jika:
Ø  Berat Tubuh Tidak Stabil
Apakah tubuh menjadi kurus atau gemuk? Seandainya ada perubahan dari berat normal, kemungkinan kontrasepsi yang digunakan tidak cocok.
Ø  Timbul Rasa Nyeri
Bisa nyeri kepala, nyeri otot, kram perut.
Ø  Perubahan Emosi
Muncul gelisah, depresi, dan sebagainya.
Ø  Pola Haid Terganggu
Darah keluar menjadi banyak sekali, sedikit, atau tidak ada sama sekali
Ø  Timbul keputihan
Jumlahnya banyak dan mengandung bau

E.     EVALUASI
Prosedur          : Post Test
Jenis tes           : Pertanyaan secara lisan Butir – butir pertanyaan :
1.      Sebutkan pengertian kontrasepsi secara umum !
2.      jelaskan secara singkat cara kerja metode kontrasepsi!
3.      Sebutkan macam pertimbangan dalam memilih alat dan metode kontrasepsi!
4.      Sebutkan Keuntungan dan kerugian salah satu alat kontrasepsi!


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar